Sempat Dijuluki Manusia Pohon, Setelah Dihilangkan 5 Kg “Kayu” di Tangan, Astaga Begini Keadaannya Sekarang

Kembali lagi di website resmi KOMPASPORTALNEWS.COM yang senatiasa memberikan update-update berita  terbaru dan terpercaya yang disertai dengan fakta-fakta yang kami rangkum dari berbagai situs-situs resmi. Kali ini adalah tentang Sempat Dijuluki Manusia Pohon, Setelah Dihilangkan 5 Kg “Kayu” di Tangan, Astaga Begini Keadaannya Sekarang

Ada banyak penyakit langka yang terjadi pada manusia, salah satunya epidermodysplasia verruciformis, yaitu penyakit langka yang diwariskan dan ditandai oleh rentan terhadap adanya infeksi papillomavirus.


Di Bangladesh, seorang pria yang bernama Abul Bajandar, sempat dijuliki “manusia pohon” dari tangannya dan kakinya keluar sejumlah jaringan yang bentuknya menyerupai akar pohon. Selama satu tahun, dinyatakan sembuh.

Ahli bedah yang menanganinya merasa senang karena obat yang diujikan kepada Abul berhasil, dia merasa bahwa saat itu merupakan tonggak kesuksesan secara medis. Namun setelah dua belas tahun berlalu, jaringan yang menyerupai kayu kembali tumbuh di tangannya.

Dokter bedah mengakui bahwa kasusnya semakin rumit. Ini merupakan penyakit yang sangat langka. Sedangkan Abul sendiri merasa takut jika dirinya harus kembali melakukan operasi.

Abul adalah seorang tukang becak. Dia menghidupi istri dan satu anaknya. Mereka selalu memberi semangat untuk Abul. Para dokter di Rumah Sakit Universitas Kedokteran Dhaka, tergugah dengan kondisi keluarga dan keadaan Abul, lantas mereka merawatnya secara gratis, dengan operasi menghilangkan lebih dari 5 kg pertumbuhan "kayu" dari tangan dan kakinya.

Istrinya juga sangat bersyukur mendapatkan perwatan secara gratis. Dia setia menunggu Abul sambil membuat perhiasan di bangsal untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

LANJUT BACA HALAMAN 2 DISINI

Belum ada Komentar untuk "Sempat Dijuluki Manusia Pohon, Setelah Dihilangkan 5 Kg “Kayu” di Tangan, Astaga Begini Keadaannya Sekarang"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel