page 3 Malu Suami Miskin, Setelah Suami Meninggal Wanita Ini Meraung Sedih Baca Surat Rahasianya, Ternyata

Keluargaku juga tampak biasa saja seakan memberi sinyal jika ini lebih baik bagiku. 

14 hari kematiannya, jujur saja aku mulai merasa sedih kehilangan sosok orang yang begitu mencintaiku. 


Aku teringat awal kami bertemu, kami pacaran dan kami menikah. 

Iseng-iseng aku membuka album foto saat mereka menikah dulu.

Bahkan aku sempa senyum-senyum sendiri saat melihat gambarnya di foto tengah duduk dipelaminan dengan pose sedang saling menyuapi makanan.

Saat kubalik album, aku melihat sebuah amplop bungkus coklat dengan tulisan diatasnya. 

Surat untuk istriku. 

Hatiku berdetak ada apa dengan surat yang seakan dirahasiakannya padaku. 

Saat kubuka, air mataku tak terbendung. Aku menangis haru dan meraung menyebut nama suamiku sambil meminta maaf. 

Berikut suratnya. 


Buat istriku tercinta.

Maaf jika suatu hari aku akan meninggalkanmu.

Sejak aku dipecat dari perusahaanku, hati ini remuk sekali. Aku menangis sepanjang jalan memikirkan nasib kita kedepan. 

Memikirkan impian-impian kita. 

Aku tahu ini berat, tapi aku harus menyampaikannya kepadamu. 



Tapi sampai dirumah, saat aku cerita. Kau marah besar, matamu merah bahkan malam itu kau tak menyiapkan makanan untukku yang terpaksa tidur dengan kondisi lapar. 

LANJUT BACA HALAMAN 4 DISINI 

Belum ada Komentar untuk "page 3 Malu Suami Miskin, Setelah Suami Meninggal Wanita Ini Meraung Sedih Baca Surat Rahasianya, Ternyata"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel