Heran Bayi Sering Menangis Mata Melotot. Saat Ibu Ini Pasang CCTV Ia Syok Bukan Main Lihat Sosok Ini

Kembali lagi di website resmi www.kompasportalnews.com yang senatiasa memberikan update-update berita  terbaru dan terpercaya yang disertai dengan fakta-fakta yang kami rangkum dari berbagai situs-situs resmi. Kali ini adalah tentang Heran Bayi Sering Menangis Mata Melotot. Saat Ibu Ini Pasang CCTV Ia Syok Bukan Main Lihat Sosok Ini

Kondisi normal jika seorang bayi sering terbagun malam hari.  Kemungkinan besar karena lapar atau gerah karena buang air besar atau kecil.

Namun bagaimana jika bayi tersebut selalu terbangun tengah malam dan saat dicek tidak lapar dan tidak buang air.

Seperti yang menimpa ibu ini.


Dilansir Sohu, seorang ibu syok bukan main ketika ia mendapatkan fakta mencengangkan tentang bayinya.  Tadinya sang ibu sangat senang karena anaknya, Chen (nama samaran) yang baru berusia 2 tahun.

Chen tidur lelap sampai pagi hari, sama sekali tidak terbangun atau rewel di malam hari. Ia dan suaminya pun bisa tidur nyenyak. Tapi, belakangan, sang ibu menemukan Chen kerap terbangun, bukan hanya sekali dua kali.

Ia main tarik, main cakar, seperti ketakutan.Sang ibu pun membawanya ke dokter anak namun tidak kenapa-kenapa.

Lalu kenapa bayinya bisa tanpa alasan bangun di tengah malam dan ketakutan?Ia awalnya bepikiran apakah ini karena ulah hal gaib.

Ia coba bawa ke orang pintar tapi hasl yang sama ia dapatkan jika tidak ada apa-apa pada anaknya.  Karena penasaran dan ingin mendapatkan jawaban, akhirnya ia memutuskan memasang cctv.  Ternyata sesuai dugaan, cctv berhasil menangkap sebuah pemandangan yang mengerikan.

Bisa kita lihat seorang wanita menarik, membanting, menonjok, mengguncang bahkan membekap balita malang itu dengan selimut tebal! Sang ibu berteriak histeris melihat pemandangan itu.

LANJUT BACA HALAMAN 2 DISINI

Belum ada Komentar untuk "Heran Bayi Sering Menangis Mata Melotot. Saat Ibu Ini Pasang CCTV Ia Syok Bukan Main Lihat Sosok Ini"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel